1.PULAU RANDAYAN
Pulau Randayan merupakan salah satu obyek wisata di Kalimantan Barat dan berada di kawasan Kepulauan Lemukutan Besar, terletak di Laut Cina Selatan di sebelah Barat Pulau Kalimantan. Pulau Randayan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih jam dengan menggunakan perahu kelotok dari Steigher Teluk Suak atau dari Sungai Raya.Jaraknya yang tidak terlalu jauh membuat Pulau Randayan sangat asyik untuk dikunjungi.
Pulau Randayan memiliki alam yang sangat indah serta pemandangan bawah laut yang sangat eksotis. Selain itu, pantai pasir putih yang dimiliki Pulau Randayan sangat indah untuk menarik wisatawan datang ke pulau ini. Kita dapat ber-snorkling sambil menikmati ekosistem bawah laut yang masih terjaga keasriannya.Sebagai salah satu obyek wisata andalan yang dimiliki oleh Kalimantan Barat, Pulau Randayan selama ini telah banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal, domestik, maupun asing. Jika dilihat dari kejauhan, Pulau Randayan memiliki pantai dan warna air yang sangat jernih sehingga cocok untuk olahraga menyelam. Selain itu, bagi para wisatawan yang merasa capek menikmati pemandangan pulau ini dapat langsung beristirahat di villa-villa kecil yang disediakan oleh pihak pengelola pulau. Sambil rehat, mereka juga dapat sambil menikmati hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi karena villa-villa tersebut menghadap ke laut.Di dasar laut Pulau Randayan, terdapat banyak misteri kehidupan. Dari perilaku hidup terumbu-terumbu karang, hingga kisah-kisah makhluk hidup lainnya. Mereka tumbuh dan berkembang biak secara alami dalam sebuah mata rantai kehidupan yang laut yang unik. kondisi geografis pulau ini sangat layak dikunjungi. Letaknya sangat strategis dan aman serbuan ombak besar Laut Natuna. Berdasarkan catatan yang ada, Pulau Randayan memiliki karang hidup sekitar 4,50 hektar, karang mati 3,69 hektar, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Kondisi itu sangat memungkinkan bagi siapa pun yang memiliki hobi menyelam untuk mengeksplorasi keindahan alam bawah airnya.
Pulau Randayan memiliki alam yang sangat indah serta pemandangan bawah laut yang sangat eksotis. Selain itu, pantai pasir putih yang dimiliki Pulau Randayan sangat indah untuk menarik wisatawan datang ke pulau ini. Kita dapat ber-snorkling sambil menikmati ekosistem bawah laut yang masih terjaga keasriannya.Sebagai salah satu obyek wisata andalan yang dimiliki oleh Kalimantan Barat, Pulau Randayan selama ini telah banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal, domestik, maupun asing. Jika dilihat dari kejauhan, Pulau Randayan memiliki pantai dan warna air yang sangat jernih sehingga cocok untuk olahraga menyelam. Selain itu, bagi para wisatawan yang merasa capek menikmati pemandangan pulau ini dapat langsung beristirahat di villa-villa kecil yang disediakan oleh pihak pengelola pulau. Sambil rehat, mereka juga dapat sambil menikmati hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi karena villa-villa tersebut menghadap ke laut.Di dasar laut Pulau Randayan, terdapat banyak misteri kehidupan. Dari perilaku hidup terumbu-terumbu karang, hingga kisah-kisah makhluk hidup lainnya. Mereka tumbuh dan berkembang biak secara alami dalam sebuah mata rantai kehidupan yang laut yang unik. kondisi geografis pulau ini sangat layak dikunjungi. Letaknya sangat strategis dan aman serbuan ombak besar Laut Natuna. Berdasarkan catatan yang ada, Pulau Randayan memiliki karang hidup sekitar 4,50 hektar, karang mati 3,69 hektar, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Kondisi itu sangat memungkinkan bagi siapa pun yang memiliki hobi menyelam untuk mengeksplorasi keindahan alam bawah airnya.
2.PULAU TEMAJO
Kalimantan Barat beruntung memiliki Pulau Temajo yang terletak di perairan wilayah Kabupaten Pontianak. Dari muara Sungai Kunyit,sekitar 86 km dari kota Pontianak, Pulau Temajo dapat ditempuh dengan perahu motor dalam waktu sekitar 45 menit.Pulau seluas 700 hektar ini sebagian besar masih berupa hutan belantara.Pulau ini betul-betul masih perawan. Air laut di sekeliling pulau ini masih jernih, belum terkena polusi. Udaranya pun segar. Pada saat-saat tertentu, di sekitar perairan pulau ini terlihat lumba-lumba berenang.
Bahkan paus pun pernah terlihat di kawasan itu. Pada tahun 1991 lalu, seekor paus terdampar mati di tepi pantai. Bekas tengkorak dan rahangnya kini dijadikan “monumen” di depan vila.Pulau ini memiliki lima teluk, salah satunya Teluk Paku. Meski pantai di kawasan Teluk Paku tidak begitu panjang, namun pilihan membangun vila di kawasan ini dengan berbagai pertimbangan. Diantaranya karena Teluk Paku memiliki sumber mata air gunung yang tak habis-habisnya. Pada musim kemarau pun, air gunung terus mengalir.Besarnya minat masyarakat mencari tempat peristirahatan bernuansa pantai dan laut, memang dirasakan pemilik vila di Pulau Temajo. Bukan hanya warga Indonesia yang menyewa vila, tapi banyak wisatawan mancanegara yang sengaja mencari kesegaran laut.Pemandangan alam yang indah di Pulau Temajo, memang membuat wisatawan terkagum-kagum.Sayangnya, Pulau Temajo masih digarap secara tradisional. Mereka yang hendak ke pulau ini, harus berhenti di daerah Sungai Kunyit,sekitar 86 km dari kota Pontianak. Setelah itu baru menyewa perahu motor nelayan yang diparkir di dekat bawah jembatan di tepi jalan raya Pontianak-Sambas.Perahu motor kemudian menyusuri anak sungai,melintas di perkampungan nelayan kira-kira 700 meter, untuk menuju muara.Jika air surut di muara, perahu motor agak kesulitan melaju karena terlalu banyak lumpur.Dengan bambu panjang, nelayan yang menyewakan perahu berusaha sekuat tenaga mengayuh. Bahkan mereka terpaksa menceburkan diri untuk mendorong perahu menuju laut.Melihat potensi wisata yang besar, Pemda Tingkat II Kabupaten Pontianak mulai berpikir mengembangkan Pulau Temajo lebih serius.Di samping itu, untuk mengantisipasi perkembangan wisata di masa depan, dermaga yang direncanakan dibuat dapat dijadikan tempat parkir speed-boat. Jika menggunakan speed-boat, waktu tempuh dari Sungai Kunyit ke Pulau Temajo sekitar 5-10 menit.Kehadiran Pulau Temajo, memang menguntungkan nelayan Sungai Kunyit. Kini mereka memperoleh penghasilan tambahan dari hasil sewa perahu motor, terutama pada akhir pekan.Seandainya pemda setempat jadi membangun jalan lingkar, wisatawan lebih mudah untuk mengelilingi pulau ini. Hutan belantara dengan tanjakan gunung yang curam, sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam seperti mendaki. Pemda dapat membangun jalan setapak di hutan agar wisatawan dapat menikmati suasana hutan dengan aman dan nyaman.Di puncak gunung, Pemda juga dapat membangun pondokan agar mereka yang mendaki (hiking) dapat beristirahat sejenak, untuk kemudian turun menyusuri hutan lagi.Kolam-kolam ikan di sana pun sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai obyek wisata mancing. Mereka yang datang ke Pulau Temajo dapat memancing ikan dan langsung menimbangnya, untuk kemudian membawa pulang ikan-ikan hasil pancingan. Pemda juga dapat menambah jumlah vila atau cottage di Pulau Temajo, karena sebagian besar tanah di sana tanah negara.Ini memang baru gagasan. Yang terpenting adalah perhatian serius pemerintah untuk mewujudkan gagasan menjadi kenyataan. Jika pemda membangun jalan lingkar di Pulau Temajo dan juga membangun dermaga di kawasan Sungai Kunyit, setidaknya hal ini akan memancing investor swasta menanamkan modalnya dalam sektor pariwisata di sana.Pulau Temajo memang ibarat perawan cantik yang membutuhkan sentuhan pemerintah dan swasta segera. Kasihan, kalau terlalu lama ditelantarkan.
source:http://adhikusumaputra.wordpress.com/2007/02/17/pulau-temajo-keindahan-yang-menunggu-sentuhan/
Bahkan paus pun pernah terlihat di kawasan itu. Pada tahun 1991 lalu, seekor paus terdampar mati di tepi pantai. Bekas tengkorak dan rahangnya kini dijadikan “monumen” di depan vila.Pulau ini memiliki lima teluk, salah satunya Teluk Paku. Meski pantai di kawasan Teluk Paku tidak begitu panjang, namun pilihan membangun vila di kawasan ini dengan berbagai pertimbangan. Diantaranya karena Teluk Paku memiliki sumber mata air gunung yang tak habis-habisnya. Pada musim kemarau pun, air gunung terus mengalir.Besarnya minat masyarakat mencari tempat peristirahatan bernuansa pantai dan laut, memang dirasakan pemilik vila di Pulau Temajo. Bukan hanya warga Indonesia yang menyewa vila, tapi banyak wisatawan mancanegara yang sengaja mencari kesegaran laut.Pemandangan alam yang indah di Pulau Temajo, memang membuat wisatawan terkagum-kagum.Sayangnya, Pulau Temajo masih digarap secara tradisional. Mereka yang hendak ke pulau ini, harus berhenti di daerah Sungai Kunyit,sekitar 86 km dari kota Pontianak. Setelah itu baru menyewa perahu motor nelayan yang diparkir di dekat bawah jembatan di tepi jalan raya Pontianak-Sambas.Perahu motor kemudian menyusuri anak sungai,melintas di perkampungan nelayan kira-kira 700 meter, untuk menuju muara.Jika air surut di muara, perahu motor agak kesulitan melaju karena terlalu banyak lumpur.Dengan bambu panjang, nelayan yang menyewakan perahu berusaha sekuat tenaga mengayuh. Bahkan mereka terpaksa menceburkan diri untuk mendorong perahu menuju laut.Melihat potensi wisata yang besar, Pemda Tingkat II Kabupaten Pontianak mulai berpikir mengembangkan Pulau Temajo lebih serius.Di samping itu, untuk mengantisipasi perkembangan wisata di masa depan, dermaga yang direncanakan dibuat dapat dijadikan tempat parkir speed-boat. Jika menggunakan speed-boat, waktu tempuh dari Sungai Kunyit ke Pulau Temajo sekitar 5-10 menit.Kehadiran Pulau Temajo, memang menguntungkan nelayan Sungai Kunyit. Kini mereka memperoleh penghasilan tambahan dari hasil sewa perahu motor, terutama pada akhir pekan.Seandainya pemda setempat jadi membangun jalan lingkar, wisatawan lebih mudah untuk mengelilingi pulau ini. Hutan belantara dengan tanjakan gunung yang curam, sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam seperti mendaki. Pemda dapat membangun jalan setapak di hutan agar wisatawan dapat menikmati suasana hutan dengan aman dan nyaman.Di puncak gunung, Pemda juga dapat membangun pondokan agar mereka yang mendaki (hiking) dapat beristirahat sejenak, untuk kemudian turun menyusuri hutan lagi.Kolam-kolam ikan di sana pun sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai obyek wisata mancing. Mereka yang datang ke Pulau Temajo dapat memancing ikan dan langsung menimbangnya, untuk kemudian membawa pulang ikan-ikan hasil pancingan. Pemda juga dapat menambah jumlah vila atau cottage di Pulau Temajo, karena sebagian besar tanah di sana tanah negara.Ini memang baru gagasan. Yang terpenting adalah perhatian serius pemerintah untuk mewujudkan gagasan menjadi kenyataan. Jika pemda membangun jalan lingkar di Pulau Temajo dan juga membangun dermaga di kawasan Sungai Kunyit, setidaknya hal ini akan memancing investor swasta menanamkan modalnya dalam sektor pariwisata di sana.Pulau Temajo memang ibarat perawan cantik yang membutuhkan sentuhan pemerintah dan swasta segera. Kasihan, kalau terlalu lama ditelantarkan.
source:http://adhikusumaputra.wordpress.com/2007/02/17/pulau-temajo-keindahan-yang-menunggu-sentuhan/
3.PULAU DATOK
Di Kalimantan Barat, tepatnya di Kayong Utara, terdapat tujuan wisata dengan panorama alam yang sangat menakjubkan. Selain Air Pauh, ada satu wisata alam yang wajib untuk dikunjungi, yaitu Pantai Pulau Datok yang terletak di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.Pantai Pulau Datok diapit oleh dua bukit hijau. Pasir yang menghampar luas dengan deburan ombak yang cukup tenang, membuat pantai ini menjadi salah satu destinasi pecinta wisata bahari. Ketika sore hari, pengunjung akan melihat matahari terbenam di sudut bukit yang mengapit pantai ini.
Yang paling menyenangkan, para pengunjung tidak perlu kuatir akan duduk dipasir atau kontak langsung dengan matahari. Karena pada pantai ini sudah tersedia tempat duduk yang lantainya keramik serta tempat duduk dengan payung. Selain itu, dipantai ini juga dihiasi dengan pepohonan yang menghijau, sehingga sangat cocok untuk bersantai ria bagi keluarga yang menginginkan berbeque atau mengadakan outbound.Perjalanan menuju pantai ini jika dari pelabuhan Sukadana kurang lebih 10 menit. Kondisi jalanan yang mulus dan pada hari biasa memasuki pantai ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Biasanya pada hari libur pantai ini banyak dikunjungi warga. Pada malam minggu, pantai ini juga banyak dikunjungi oleh kaum muda untuk menghabiskan malam minggu mereka.
Source:http://pecidasase.blogspot.com/2012/07/menikmati-senja-di-pantai-pulau-datok.html
Yang paling menyenangkan, para pengunjung tidak perlu kuatir akan duduk dipasir atau kontak langsung dengan matahari. Karena pada pantai ini sudah tersedia tempat duduk yang lantainya keramik serta tempat duduk dengan payung. Selain itu, dipantai ini juga dihiasi dengan pepohonan yang menghijau, sehingga sangat cocok untuk bersantai ria bagi keluarga yang menginginkan berbeque atau mengadakan outbound.Perjalanan menuju pantai ini jika dari pelabuhan Sukadana kurang lebih 10 menit. Kondisi jalanan yang mulus dan pada hari biasa memasuki pantai ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Biasanya pada hari libur pantai ini banyak dikunjungi warga. Pada malam minggu, pantai ini juga banyak dikunjungi oleh kaum muda untuk menghabiskan malam minggu mereka.
Source:http://pecidasase.blogspot.com/2012/07/menikmati-senja-di-pantai-pulau-datok.html







keren!
BalasHapusmksh bang :)
HapusKmaren siape ye yg ngjak ke randayan tapi ndak jdi??
BalasHapusyuk kesana, bagus tuh ;;)
ade budak kelas..tapi ye akhirnye ndak jadi.taulah budak pade hawe..boleh".pas libur nih.
Hapussaya pernah ketemajo tp ke randayan belum pernah ?
BalasHapusBagusan yang mana ne ?
saya kurang tau juga sih.tapi kebanyakan saran dari teman pulau randayan lebih bagus..maklum saya belum pernah pergi ke situ..tapi kalau melihat dari gambar-gambarnya cukup bagus.bisa dijadikan referensi untuk berlibur..
Hapusrandayan jelek, ane udah pernah pergi,,
Hapusbanyak sampah,,
masih bagus di lemukutan.,
temajok bagus gak,, ane ada rendaca mau ke sna?
jd pengen liburaaaaaaaaaaaaan !!!
BalasHapusbentar lagi libur telah tiba ma. ;)
Hapusmantap!!
BalasHapusthx :)
Hapussip deh
BalasHapusthanks :)
Hapusnice infonya nas :)
BalasHapusvisit to my blog ya http://lifestyleawomen.blogspot.com
thanksss :)
BalasHapusmasukkan pulau lemukutan nas..
BalasHapusdimane tuh dek ???
Hapustemajo luar biasa, betul2 wisata konservasi di sana, selain pantai yg bersih, kita bisa lihat burung Enggang dan Penyu (klo beruntung).
BalasHapus